Cari di blog Suryo

Minggu, 10 November 2013

Puisi: Senja Biru

Kubuka lembaran kenangan
Bercerita tentangku dan rembulan
Yang memvisualisasikan keceriaan
Dan mengusamkan janji kesetiaan

Hari ini hujan rintik-rintik
Air turun dengan sarkastik
Angin mendesir seolah menyindir
Mengingatkan semua telah berakhir

Kini gelisah menyinari senjaku
Senjaku merah menjadi biru
Aku diam dan membisu
Aku mati dalam ragu

Dahulu aku menyebutnya cinta
Kini hanya menjadi sonata
Yang terdengar menyayat hati
Dan hanya aku yang mengerti

Kusadari ini takkan kembali
Aku tidak pula menanti
Aku hanya berdoa disini
Ingin kau pergi dari mimpi

Dalam gelap aku berharap
Semoga doaku terjawab
Dalam suram aku terpejam
Aku tenggelam terlalu dalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar